Tagihan Listrik PLN Naik? Berikut Penyebabnya Biar Tidak Salah Kaprah

thumbnail

Publik dikejutkan dengan tagihan listrik PLN yang meningkat tajam. Peningkatan jumlah tagihanan bervariasi dari 20-% hingga 100%. Tentu ini memberatkan masyarakat disaat menurunnya pendapatan pada masa pandemic ini. Banyak opini berseliweran di dunia maya, dari yang menganggap adanya kenaikan tarif listrik sampai adanya subsidi silang PLN untuk pelanggan 450VA dan 900VA yang diberikan keringanan sama pemerintah.

Sebagai seorang intelektual, ada baiknya kita pahami dulu beberapa fakta yang disampaikan oleh PLN penyebab dari kenaikan tagihan pelanggan tersebut. Berikut adalah penyebab kenaikan tagihan listrik PLN :

1. Aktivitas WFH

Seperti yang kita ketahui, selama 3 bulan belakang pemerintah telah membatasi aktivitas social di tempat umum. Hal ini dilakukan dalam rangka mengurangi potensi penyebaran covid-19 yang semakin hari semakin luas. Selama 3 bulan ini, hampir seluruh aktivitas masyarakat lebih banyak di rumah. Mulai dari bekerja, belajar dan beribadah. Perubahan pola hidup tersebut tentu mengakibatkan penggunaan listrik yang semakin meningkatkan. Bayangkan saja, jika biasanya kita hanya menggunakan listrik ketika pulang dari kantor hingga berangkat kembali sekitar 12 jam (18.00-06.00), pada saat WFH penggunaan energi listrik tersebut bisa mencapai 24 jam.

2. Ramdhan 2020

Faktor ini mungkin tidak terlalu menonjol. Namun bisa jadi salah satu penyebab kenaikan tagihan listrik. Puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh tentu akan merubah aktivitas masyarakat menjadi lebih dini hari. Hal ini disebabkan masyarakat harus melaksanakan sahur sebelum shubuh sehingga beberapa perangkat elektronik seperti lampu, blender dan microwave.

3. Petugas PLN tidak mencatat KWh meter selama 3 bulan

Ini menjadi faktor yang lumayan besar penyebabnya. Selama masa PSBB, PLN telah menghimbau kepada pelanggannya untuk mencatatan KWh meternya dan melaporkan ke PLN melalui media WhatsApp. Bagi pelanggan yang tidak melaporkannya, PLN akan menghitung rata-rata pemakaian selama 3 bulan.

4. Kenaikan Penggunaan Energi Listrik yang belum dihitung

Setelah berjalannya PSBB selama 1 bulan, PLN baru menyadari adanya lonjakan konsumsi listirk oleh pelanggan rumah tangga. Kenaikan konsumsi listrik ini tentu tidak terhitung ketika PLN menggunakan tarif rata-rata pemakaian 3 bulan belakang sebelum PSBB. Sehubungan hal tersebut, PLN menggunakan metode asumsi kenaikan konsumsi energi listrik +- 20% pada setiap pelanggan rumah tangga. Hal ini tentu harus diakumulasikan pada tagihan bulan sebelumnya dan bulan berikutnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kenaikan tagihan listrik yang cukup signifikan.

5. Petugas PLN melakukan pencatatan langsung

Setelah selesai PSBB selama +- 3 bulan, petugas PLN akhirnya melakukan pencatatan langsung KWh meter di masing-masing rumah pelanggan. Jumlah penggunaan KWh meter tentu akan dikalkulasikan dengan KWh meter terakhir yang menggunakan metode perhitungan asumsi oleh PLN yang telah dijelaskan pada poin nomor (3) dan (4). Pada tagihan bulan inilah dirasakan lonjakan yang cukup besar oleh pelanggan. Pelanggan harus membayar real konsumsi energi listriknya apabila masih terdapat selisisih KWh meter selama 3 bulan belakangan. Hal ini juga berlaku terbalik, bagi pelanggan yang selisih transaksi KWh meternya lebih sedikit makan akan mendapatkan tagihan yang lebih murah pada bulan ini.

Setelah mencermati 5 faktor diatas, tentu sebagian kita masih beranggapan harusnya tetap tidak sebesar itu. Pelanggan dapat mengecek KWh meter di rumah masing-masing dan menghubungi call centre PLN di (Kode Area) 123 atau melalui pesan WhatsApp di 08122123123 untuk mencocokkan penggunakan energi listriknya.

Bagi anda yang merasa perhitungan tersebut sudah benar, anda tidak perlu khawatir. PLN memberikan keringan pembayaran dengan menerapkan cicilan selama 3 bulan kedepan. Nominal yang dapat dicicil adalah jumlah total kenaikan tagihan listrik, bukan jumlah tagihan listrik pada bulan ini. Sehingga ini diharapkan dapat meringkankan beban masyarakat.

Oke baiklah, demikian artikel tentang penyebab kenaikan tagihan listrikan ini. Semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.

dailysharing

pln

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top